Peran Kinect dalam Animasi
Menurut Syahrial, animasi berasal dari kata animate yang
berarti menghidupkan, memberi jiwa dan menggerakkan benda mati. Animasi adalah
gambar hidup yang digerakkan dari sekumpulan gambar, yang memuat tentang objek
dalam posisi gerak yang beraturan. Gerakan dari animasi yang statis tersebut
menghasilkan suatu gerak yang halus dan tidak putus-putus, sehingga objek yang
dianimasikan tersebut seperti bergerak(Iriana, 2009:62).
Animasi 3D merupakan gambar yang bergerak dengan menggunakan
koordinat x, y dan z yang memungkinkan melihat sudut pandang objek secara lebih
nyata(Iriana, 2009: 63). Animasi 3D merupakan pengembangan dari animasi 2D yang
sebelumnya hanya menggunakan 2 koordinat yaitu x dan y saja.
Motion capture adalah metode atraktif untuk membuat gerakan dalam animasi komputer. Ia dapat menyajikan gerakan yang realistis dan memberikan nuansa dan detil khususnya pada pameran tertentu. Ia memungkinkan bagi aktor dan sutradara untuk bekerja bersama membuat gerakan tertentu yang diinginkan, yang itu akan sulit dilakukan pada animator yang bekerja secara manual(Sukoco, 14, 2011).
Penerapan motion capture dalam pembuatan animasi memerlukan alat khusus. Alat tersebut terbilang mahal dan membutuhkan studio khusus dalam penggunaannya. Tetapi pada pertengahan tahun 2009 yang lalu, Microsoft inc. dalam “Project Natal” memperkenalkan Kinect Xbox 360 yang merupakan pengganti joystick dan dapat mendeteksi atau memindai struktur pertulangan(skeleton) tubuh manusia atau user. Harga dari Kinect ini cukup terjangkau yaitu berkisar 1 jutaan rupiah saja.
Kinect pertama diperkenalkan hanya sebagai penangkap input pengganti joystick oleh Microsoft untuk konsol Xbox 360 saja. Tetapi dalam perjalanannya banyak ilmuan dan animator 3D profesional mencoba untuk menghubungkan Kinect ke komputer. Salah satunya adalah Jasper Brekelmans yang menciptakan Brekel Kinect.
Brekel Kinect merupakan software sekaligus driver yang dapat menghubungkan Kinet ke komputer. Dalam prosesnya Brekel Kinect membutuhkan OpenNI dan NITE sebagai pendukung agar dapat berfungsi dengan baik. Data yang dihasilkan oleh software dapat dialirkan menuju motion builder dan dapat diekspor menjadi file The BioVision Hierarchy (BVH). File tersebut dapat digunakan dalam software 3D seperti Lightwave 3D, 3ds Max (versi 9 atau yang lebih baru), Blender, DAZ Studio dan Maya.
Beberapa penilitan pernah melakukan penelitian yang berhubungan dengan Kinect ataupun motion capture. Kesimpulan dari beberapa penelitian sebelumnya adalah sebagai berikut
- Rendi Budiman, Imam Kuswardayan dan Dwi Sunaryono dalam penelitian yang berjudul “Integrasi Kinect dan Unreal Development Kit Menggunakan Kerangka Kerja OpenNI Pada Studi Kasus Game Berbasis Interaksi Gerakan” menyimpulkan bahwa kerangka kerja OpenNI dapat digunakan untuk mengintegrasikan perangkat Microsoft Kinect dengan Unreal Development Kit. Tingkat pencahayaan ruang area tempat perangkat peminda tidak mempengaruhi hasil pemindaian pemain. Obyek yang berada pada area deteksi mempengaruhi hasil pemindaian pemain oleh system.
- Sukoco dalam penelitian yang berjudul “Teknologi Motion Capture Untuk Pembuatan Film Animasi 3D” menyimpulkan bahwa motion capture dapat mempercepat proses pembuatan film animasi 3D.
Dari beberapa penelitian dan data di atas dapat disimpulkan bahwa Kinect merupakan hardware yang dapat digunakan sebagai alat motion capture yang terjangkau. Penggunaan Kinect harus dibarengi dengan software pendukung seperti Brekel Kinect, OpenNI dan NITE agar dapat dihubungkan ke komputer.
Sumber :
Sukoco. 2011. TEKNOLOGI MOTION CAPTURE UNTUK PEMBUATAN FILM ANIMASI 3D. Speed 10 – Edisi Web.
http://en.wikipedia.org/wiki/Kinect#History. Diakses November 2012.
"Project Natal" 101". Microsoft. June 1, 2009. Archived from the original on June 1, 2009. Retrieved June 2, 2009.
http://en.wikipedia.org/wiki/Kinect#Kinect_for_Windows_1.5. Diakses November 2012
http://www.brekel.com. Diakses November 2012
Fernandez, Adso dkk. 2012. Biomechanical Validation of Upper-body and Lower-body Joint Movements of Kinect Motion Capture Data.
Budiman, Rendi dkk. 2012. Integrasi Kinect dan Unreal Development Kit Menggunakan Kerangka Kerja OpenNI Pada Studi Kasus Game Berbasis Interaksi Gerakan. Jurnal Teknik ITS Vol. 1. Surabaya.
Sumber :
Sukoco. 2011. TEKNOLOGI MOTION CAPTURE UNTUK PEMBUATAN FILM ANIMASI 3D. Speed 10 – Edisi Web.
http://en.wikipedia.org/wiki/Kinect#History. Diakses November 2012.
"Project Natal" 101". Microsoft. June 1, 2009. Archived from the original on June 1, 2009. Retrieved June 2, 2009.
http://en.wikipedia.org/wiki/Kinect#Kinect_for_Windows_1.5. Diakses November 2012
http://www.brekel.com. Diakses November 2012
Fernandez, Adso dkk. 2012. Biomechanical Validation of Upper-body and Lower-body Joint Movements of Kinect Motion Capture Data.
Budiman, Rendi dkk. 2012. Integrasi Kinect dan Unreal Development Kit Menggunakan Kerangka Kerja OpenNI Pada Studi Kasus Game Berbasis Interaksi Gerakan. Jurnal Teknik ITS Vol. 1. Surabaya.
Iriana, Rilia dkk. 2009. Penggunaan Animasi 3D dalam
Pembelajaran Struktur Atom. Ittihad Jurnal Kopertis Wilayah XI Kalimantan.
Volume 7 No.11.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar